Kamis, 21 Februari 2019

Begini Dampak JIka Anak-anak Terlalu Banyak Konsumsi Kopi

0 comments
Begini Dampak JIka Anak-anak Terlalu Banyak Konsumsi Kopi

Kamu mungkin pernah mendengar mitos, bahwa minum kopi akan menghambat pertumbuhan anak. Karena, minum kopi akan membuat anak-anak sulit tidur tepat waktu atau bahkan ada yang menyebutkan bahwa kafein tak sehat untuk anak-anak.

Sementara banyak orangtua yang tak membiarkan anak-anaknya mengonsumsi kopi, tapi masih memberi cokelat dan minuman bersoda untuk anak-anak mereka. Sepertinya ada yang lupa bahwa makanan manis juga mengandung kafein.

Jadi sebenarnya, apakah anak –anak boleh minum kopi?

Jawabannya jauh lebih rumit dari sekedar ya atau tidak.

FDA (Food and Drug Administration) mengecualikan anak-anak dari penelitian tentang konsumsi kafein. Namun menurut Mayo Clinic, orang dewasa sebaiknya tidak mengonsumsi kopi lebih dari 400 miligram per hari.

Jadi, sepertinya aman untuk mengasumsikan bahwa anak-anak dan remaja boleh mengonsumsi kopi lebih sedikit dari itu.

Health Canada tampaknya mendukung teori tersebut, disebutkan para ilmuwan menentukan tingkat asupan kafein untuk anak-anak:

4-6 tahun: 45 mg/ hari
7-9 tahun: 62.5 mg/ hari
10-12 tahun: 85 mg/ hari

Ketika anak-anak melampaui batas-batas tersebut, bukan tak mungkin bagi mereka untuk merasakan efek samping yang sama dengan yang dirasakan orang dewasa ketika mengonsumsi lebih dari 400 miligram kafein.

Efek samping ini bisa termasuk perasaan cemas, mual, detak jantung yang cepat, gelisah, dan susah tidur. Tapi tak hanya itu, ada masalah lain juga yang bisa terjadi.

"Terlalu banyak kafein dapat mengganggu penyerapan kalsium, yang secara negatif akan memengaruhi pertumbuhan yang tepat," kata ahli diet terdaftar Tobi Amidor di Healthline.

"Selain itu, menambahkan krim dan banyak gula, atau minum kopi spesial berkalori tinggi dapat meningkatkan berat badan dan gigi berlubang," lanjutnya.

Berapa banyak kafein yang ada di sana?

Rata-rata, satu cangkir kopi delapan ons dapat berkisar dari 80 miligram kafein hingga 360 miligram. Perbedaannya tergantung pada jenis kopi, persiapan, dan zat aditif lainnya.

Secangkir teh hijau delapan ons mengandung 29 miligram kafein, sedangkan satu kaleng soda normal mengandung 45 miligram. Terakhir, satu ons dalam seporsi cokelat hitam dengan 70 persen kakao mengandung sekitar 25 miligram.

Meskipun kafein mungkin lebih mudah dilacak dalam minuman ringan, cokelat, atau minuman berenergi, ini tidak membuat berbagai minuman tersebut lebih baik untuk anak-anak ketimbang kopi.

Baca juga: Hati-hati, Minum Kopi Saat Perut Kosong Bisa Bikin Tubuh Stres

Bahkan, beberapa orangtua dan ahli kesehatan berpendapat bahwa kafein yang berasal dari sumber alami seperti kopi atau teh hijau sebenarnya lebih baik daripada minuman olahan.

Namun, seperti halnya minuman bersoda, kopi harus menjadi suguhan dan bukan pengganti air atau minuman sehat lainnya.

Penting juga bagi orangtua untuk mengetahui apa yang sebenarnya ada di cangkir anak, jadi siapkan minumannya sendiri, dan teliti merek kopi beserta persiapannya, sehingga kamu tahu berapa banyak kafein dalam cangkir itu.

Dan seperti biasa, berkonsultasi lebih dulu dengan dokter anak akan lebih baik.
Editor Bestari Kumala Dewi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar